HUKUM SHALAT ISTIKHARAH BERULANG - ULANG


🎙Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah

PERTANYAAN :

"Apakah disyariatkan shalat Istikharah berulang-ulang atau cukup sekali saja?

JAWABAN :

"Disyariatkan berulang sampai hatinya tenang dan dadanya lapang kepada apa yang ia inginkan.

Dan ia istisyaarah/meminta pandangan pendapat  dari saudara-saudaranya yang tepercaya yang dikenal (kebaikan agamanya) yang ia yakini:
▪ kebaikan ada pada mereka,
▪ mereka menyukai kebaikan untuknya.

✍🏻 Dia meminta pandangan mereka setelah shalat.

Dia shalat dua raka'at dan memohon pilihan kepada Rabbnya dengan apa yang datang dalam hadits Jabir - haditsnya sudah populer dan ada di kitab Riyaadhush  Shalihiin dan yang lainnya -,  lalu ia meminta pandangan setelah berdoa.

👉🏻Jika lapang dadanya (maka selesai), apabila belum ia mengulang shalat dan kembali meminta pandangan.

☝🏻Demikian ini dua-tiga-empat kali atau lebih, sampai didapatkan rasa tenang dan lapang dalam hal menikah atau membeli rumah atau safar ke suatu negeri atau membangun usaha atau yang lainnya dari perkara-perkara yang samar atasnya.

💡Sehingga ia istikharah kepada Allah untuk perkara tersebut lalu meminta pandangan dari saudara-saudaranya yang baik agamanya lalu ia laksanakan apa yang hatinya merasa tenang dan dadanya terasa lapang setelah istikharah dan istisyarah tersebut. Ya(demikian)."

Sumber:
📖 https://binbaz.org.sa/fatwas/7573/%D8%AD%D9%83%D9%85-%D8%AA%D9%83%D8%B1%D8%A7%D8%B1-%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%A7%D8%B3%D8%AA%D8%AE%D8%A7%D8%B1%D8%A9

Alih bahasa: al Ustadz Abu Yahya al Maidany