BULAN RAMADHAN MOMENTUM MEMPERBANYAK SUJUD

🌾🌴🍃 BULAN RAMADHAN MOMENTUM MEMPERBANYAK SUJUD
Ma'dan bin Abi Thalhah pernah menceritakan,

لَقِيتُ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقُلْتُ: أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ أعْمَلُهُ يُدْخِلُنِي اللهُ بِهِ الجَنَّةَ. أوْ قَالَ قُلتُ: بِأََحَبِّ الأعْمَالِ إِلَى اللهِ، فَسَكَتَ. ثُمَّ سَأَلْتُهُ فَسَكَتَ. ثُمَّ سَأَلْتُهُ الثَّالِثَةَ فَقَالَ: سَأَلْتُ عَنْ ذَلِكَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: عَلَيْكَ بِكَثْرَةِ السُّجُوْدِ لِلهِ، فإنَّكَ لَا تَسْجُدُ لِله سَجْدَةً، إلَّا رَفَعَكَ اللهُ بِهَا دَرَجَةً، وَحَطَّ عَنْكَ بِهَا خَطِيْئَةً.

"Saya menjumpai Tsauban, maula (mantan budak) Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Saya berkata (kepadanya), 'Beritahukan kepada saya satu amal yang (dengan sebab amal itu) Allah memasukkan saya ke dalam surga'. Atau saya bertanya kepadanya, 'Amal-amal apakah yang paling dicintai Allah?' Tsauban hanya terdiam. Kemudian, pertanyaan pun saya ulangi. Tsauban tetap terdiam. Lantas, untuk kali ketiga pertanyaan pun saya sampaikan. Tsauban pun menjawab, 'Saya pernah menanyakan perihal itu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau memberi jawaban, 'Hendaklah engkau memperbanyak sujud kepada Allah. Karena, tidaklah dirimu melakukan sujud kepada Allah kecuali Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapus dosa-dosamu dengan sebab sujud tersebut'." [HR. Muslim, no. 488]

Memperbanyak sujud melalui shalat. Tunaikan shalat fardhu serta shalat-shalat sunnah lainnya. Dengan demikian, sujud kepada Allah Subhanahu bisa dilakukan sebanyak mungkin.

Memperbanyak sujud kepada Allah Subhanahu menjadi sebab ditinggikan derajat seorang hamba dan dihapuskan dosa-dosanya.

Saat bersujud, seorang hamba benar-benar merendahkan dirinya di hadapan Allah Subhanahu.

Bulan Ramadhan adalah momentum yang sangat baik untuk memperbanyak sujud. Melalui amal shalat tarawih dan shalat-shalat sunnah lainnya, upaya memperbanyak sujud diharapkan bisa terwujud.

Semoga Allah Subhanahu menerima segenap amal ibadah kita dan menjadi sebab kita dimasukkan ke dalam surga nan penuh kenikmatan.

Penulis al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafidzohulloh 
🌾🍃🌴🍃🌾🌴🌾🍃🌴🌾
Posting Komentar