HIKMAH DIBALIK MUSIBAH

🌴🍃🌾 HIKMAH DIBALIK MUSIBAH
Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 

إِذَا أَرَادَ اللهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوْبَةَ فِي الدُّنْيَا وَ إِذَا أَرَادَ اللهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى يُوَافِيَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Bila Allah menghendaki kebaikan kepada hamba-Nya, Allah akan segerakan hukuman untuknya di dunia. Dan bila Allah menghendaki keburukan kepada hamba-Nya, Allah akan menahan (hukuman lantaran) dosanya (di dunia), sampai Allah membalasnya (dengan sempurna) pada Hari Kiamat.” [HR. At-Tirmidzi, no. 2319]

Berbagai musibah yang menimpa seorang hamba bila diterima dengan ikhlas, ridha, sabar dan penuh husnuzhan kepada Allah Subhanahu, tentu akan menjadi kebaikan bagi hamba tersebut.

Beragam musibah tersebut menjadi pemupus dosa-dosa yang melekat padanya. Itu tentu saja menjadi kebaikan baginya. Siksa di Hari Akhirat tentu lebih keras dibanding pembalasan saat masih di dunia. Allahu a'lam.

Ya, Allah, ya Rabb berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, serta jauhkanlah kami dari siksa api neraka.

✍️ Al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafidzohulloh 
🌴🍃🌾🌴🍃🌾🌴🍃🌾🌴
Posting Komentar