TIDAK HANYA TIDAK MAKAN DAN MINUM

🌴🍃🌾 TIDAK HANYA TIDAK MAKAN DAN MINUM
Dari sahabat mulia Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, sungguh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

وإذا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ، وَلَا يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهَ أَحَدٌ، أَوْ قَاتَلَهُ؛ فَلْيَقُلْ: إِنِّي امْرَؤٌ صَائِمٌ 

"Bila satu hari, seorang dari kalian berpuasa, maka tidak boleh berbicara keji, jorok, bertengkar dan berteriak-teriak. Apabila ada seseorang mencaci maki dirimu dan teriak-teriak, maka katakan kepadanya, sungguh saya sedang berpuasa." [HR. Al-Bukhari, no. 1894 dan Muslim, no. 1151]

Berpuasa tak semata menahan lapar dan dahaga.

Dengan berpuasa, seseorang didorong untuk beramal kebajikan.
Tidak mengadu domba atau beraksi memanasi suasana agar gaduh ricuh.

Bila ada yang menantang berkelahi, maka ucapkan, "Saya sedang berpuasa." 

Puasa membangun kesadaran seorang hamba untuk tidak terpancing menyulut suasana makin runyam.

Selain menahan diri dari makan, minum dan melampiaskan syahwat, seorang yang tengah berpuasa hendaklah mampu mengendalikan diri. Tidak mudah emosional. Tidak mudah pula bertindak gusar kasar.

Ya Allah tuntunlah kami menjadi manusia yang tunduk runduk kepada-Mu.

✍️ al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin حفظه الله
🌴🍃🌾🌴🍃🌾🌴🍃🌾🌴🍃🌾
Posting Komentar