🌴🌾🍃 MENGINGAT DUA NIKMAT
Dari Abdullah ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, ia mengatakan, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

“Dua nikmat, yang banyak manusia tertipu (lalai) pada keduanya: kesehatan dan waktu luang'.” [HR. Bukhari, no: 5933]

Kata maghbuunun secara harfiah bisa diartikan tertipu atau lalai. 

Banyak manusia yang tertipu (lalai) dalam memanfaatkan kesehatan dan waktu luang yang ada padanya. 

Semestinya kedua nikmat tersebut digunakan untuk sesuatu yang membawa manfaat bagi dirinya. Manfaat untuk dunia dan akhiratnya.

Ya, Allah bantulah diriku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan memperbagus ibadahku kepada diri-Mu.

Penulis al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafidzohulloh 
🌾🌴🍃🌾🌴🍃🌴🍃🌾🌴

MENGINGAT DUA NIKMAT

🌴🌾🍃 MENGINGAT DUA NIKMAT
Dari Abdullah ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, ia mengatakan, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

“Dua nikmat, yang banyak manusia tertipu (lalai) pada keduanya: kesehatan dan waktu luang'.” [HR. Bukhari, no: 5933]

Kata maghbuunun secara harfiah bisa diartikan tertipu atau lalai. 

Banyak manusia yang tertipu (lalai) dalam memanfaatkan kesehatan dan waktu luang yang ada padanya. 

Semestinya kedua nikmat tersebut digunakan untuk sesuatu yang membawa manfaat bagi dirinya. Manfaat untuk dunia dan akhiratnya.

Ya, Allah bantulah diriku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan memperbagus ibadahku kepada diri-Mu.

Penulis al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafidzohulloh 
🌾🌴🍃🌾🌴🍃🌴🍃🌾🌴

Tidak ada komentar