🌾🍃🌴 UNTUK KURBAN PILIH YANG TERBAIK
Dari sahabat mulia Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia bertutur:

ضَحَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ، ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ، وَسَمَّى وَكَبَّرَ، وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا.

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkurban dengan dua domba yang berbulu (bagus) putih hitam dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelih kedua domba tersebut. Beliau menyebut nama Allah dan bertakbir seraya memijakkan kaki di bagian samping dekat leher domba." [HR. Al-Bukhari, no. 5565 dan Muslim, no. 1966]

Dalam riwayat lain disebutkan,
سَمِيْنَيْنِ
"Dua domba yang gemuk." [HR. Ibnu Majah, no. 3122]

Dua hadits di atas memberi gambaran domba yang ditetapkan untuk kurban Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Warna bulu yang bagus, putih hitam. Dijelaskan dalam hadits Aisyah radhiyallahu 'anha (HR. Muslim, no. 1967), bahwa domba yang ditetapkan untuk kurban Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, seputar kedua matanya hitam, di bagian perutnya ada warna hitam dan bagian kakinya pun warna hitam.

Selain warna bulu yang bagus, dua domba tersebut memiliki tanduk. Bertubuh gemuk, memiliki banyak daging.

Itulah gambaran hewan kurban Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau shallallahu 'alaihi memberi teladan dalam berkurban dengan hewan kurban yang terbaik.

Karenanya, bagi yang mampu dan memiliki kelapangan rezeki, seyogyanya memilih hewan untuk kurban, hewan yang terbaik.

Semoga Allah Subhanahu memberi kekuatan dan kemudahan kepada kita untuk bisa menunaikan ibadah kurban.

Penulis al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafidzohulloh 
🌴🍃🌾🍃🌴🍃🌾🍃🌴🌾

UNTUK KURBAN PILIH YANG TERBAIK

🌾🍃🌴 UNTUK KURBAN PILIH YANG TERBAIK
Dari sahabat mulia Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia bertutur:

ضَحَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ، ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ، وَسَمَّى وَكَبَّرَ، وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا.

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkurban dengan dua domba yang berbulu (bagus) putih hitam dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelih kedua domba tersebut. Beliau menyebut nama Allah dan bertakbir seraya memijakkan kaki di bagian samping dekat leher domba." [HR. Al-Bukhari, no. 5565 dan Muslim, no. 1966]

Dalam riwayat lain disebutkan,
سَمِيْنَيْنِ
"Dua domba yang gemuk." [HR. Ibnu Majah, no. 3122]

Dua hadits di atas memberi gambaran domba yang ditetapkan untuk kurban Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Warna bulu yang bagus, putih hitam. Dijelaskan dalam hadits Aisyah radhiyallahu 'anha (HR. Muslim, no. 1967), bahwa domba yang ditetapkan untuk kurban Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, seputar kedua matanya hitam, di bagian perutnya ada warna hitam dan bagian kakinya pun warna hitam.

Selain warna bulu yang bagus, dua domba tersebut memiliki tanduk. Bertubuh gemuk, memiliki banyak daging.

Itulah gambaran hewan kurban Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau shallallahu 'alaihi memberi teladan dalam berkurban dengan hewan kurban yang terbaik.

Karenanya, bagi yang mampu dan memiliki kelapangan rezeki, seyogyanya memilih hewan untuk kurban, hewan yang terbaik.

Semoga Allah Subhanahu memberi kekuatan dan kemudahan kepada kita untuk bisa menunaikan ibadah kurban.

Penulis al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafidzohulloh 
🌴🍃🌾🍃🌴🍃🌾🍃🌴🌾

Tidak ada komentar