Agar Tidak Sesat dan Terjerat Syubhat, Selaraskan Akal dengan Al-Qur'an dan Sunnah

🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata :

"Dan siapapun yang mengklaim bahwa akal itu bertentangan dan menyelisihi as-sam' (berita wahyu) maka itu adalah dakwaan yang batil.

👉🏻 Sebab akal yang sehat tidak pernah tergambar akan menyelisihi an-naql (Al-Qur'an dan Sunnah) yang shahih.

💡Tidak lain orang-orang yang menyelisihi Al-Qur'an, Sunnah,  dan ijma', yang mengklaim tercapainya al-qawaathi' al-'aqliyyah (kepastian hukum akal yang definitif yaitu final, tidak dapat berubah, dan tidak bisa diperdebatkan), yang ada pada mereka itu hanyalah syubhat-syubhat terhadap apa yang dipahami akal, bukan hakikat-hakikatnya."

📖 Jaami'ul Masaail, Ibnu Taimiyah, 1/ 65.

-----------------
# Ahlul Bida' menganggap syubhat-syubhat yang ada padanya itulah ilmu yang yakin dan tak terbantahkan.

# Dan diantara sebab kesesatan mereka karena mengagungkan akal dan tidak mampu mencerna dan mencapai hakikat Al-Qur'an dan Sunnah dengan pemahaman yang shahih.

Alih bahasa: al Ustadz Abu Yahya al Maidany