JANGAN MERASA RENDAH, MUSLIM ITU MAKHLUK ALLAH TERMULIA

🎙Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:

“...WAJIB atas seorang muslim untuk merasa agung dengan keislamannya dan tidak menampakkan rasa rendah di hadapan orang kafir. Bagaimana mungkin ia menampakkan kepada mereka rasa rendah sementara Allah ‘Azza wa Jalla telah berfirman:

وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ ﴿٨﴾

Padahal kekuatan(kemuliaan) itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin. Q.S. Al-Munaafiquun: 8.

👉🏻 Maka tidaklah seseorang memperlihatkan rasa hina di hadapan orang-orang kafir kecuali orang yang kurang kadar imannya. Sebab, seorang mukmin yang sempurna imannya sungguh akan melihat dirinya adalah makhkluk Allah yang paling mulia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ﴿٧٠﴾

Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Q.S. Al-Israa’: 70.

Dan Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُوْلَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ ﴿٧﴾

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Q.S. Al-Bayyinah: 7.

❗Dan sebagaimana mukmin adalah makhluk yang paling mulia di sisi Allah, maka kafir adalah yang paling hina dan paling rendah di sisi Allah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِندَ اللّهِ الَّذِينَ كَفَرُواْ فَهُمْ لاَ يُؤْمِنُونَ ﴿٥٥﴾

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman. Q.S. Al-Anfaal: 55.

Dan Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُوْلَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ ﴿٦﴾

Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. Q.S. Al-Bayyinah: 6.

☝🏻SEHINGGA tidak boleh bagi seorang muslim untuk merasa rendah di hadapan orang kafir.”

📖 Fataawa Nuurun ‘alad Darb, 3/ 319 – 320.

Alih bahasa: al Ustadz Abu Yahya al Maidany