KEWAJIBAN DA'I DAN PENUNTUT ILMU TERHADAP PEMERINTAH

🎙Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

PERTANYAAN:

"Apa kewajiban para da'i dan penuntut ilmu terhadap pemerintah?"

JAWABAN:

"Perkara yang wajib atas para da'i ilallah 'azza wa jalla:

▪Mengamalkan persatuan kalimat muslimin,
▪Dan memblokir jalur-jalur strategi orang-orang kafir dan munafikin, yang mereka ingin membelah masyarakat muslim dan menanamkan permusuhan dan kebencian di tengah-tengah kaum muslimin serta memisahkan antara kaum muslimin dengan pimpinan-pimpinannya.

Dan wajib atas mereka:
▪Memotivasi kaum muslimin di atas persatuan dan saling bersatu-padu,
▪Menasihati pemerintah dan menolong mereka di atas Al-Haq,
▪Serta membimbing mereka kepada kebaikan, dengan bersendirian bersama  mereka(kala menasihati), tanpa memviralkan atau bersikap keras.

Allah Ta'ala berfirman:

فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى
"maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (fir'aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut". Q.S. Thaaha: 44.

📖 Al-Ajwibatul Mufidah 'an Asilatil Manaahijil Jadiidah, al-Fauzan, hal. 203.

____________
# menasihati pemerintah dengan lemah-lembut dan rahasia. Bukan people power.

# fir'aun saja penguasa yang sangat kufur dan nyata kekufurannya, Allah perintahkan kepada Nabi Musa dan Nabi Harun 'alaihimassalam untuk menasihatinya dengan lemah-lembut. Lalu bagaimana dengan yang keadaannya tidak separah fir'aun..?!

Alih bahasa: al Ustadz Abu Yahya al Maidany