MAKNA TIGA MACAM TAUHID


Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:

TAUHID AR-RUBUBIYYAH

Yaitu pengesaan Allah –‘azza wa jalla- dalam hal :
▪Al-Khalqu /penciptaan,
▪Al-Mulku/kekuasaan,
▪At-Tadbiir/ pengaturan (alam semesta).”

TAUHID AL-ULUHIYYAH

Yaitu pengesaaan  Allah –‘azza wa jalla- dalam peribadahan.

Sehingga yang berhak diibadahi adalah Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman:

ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ ﴿٣٠﴾

Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dia-lah yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah itulah yang batil; dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. Q.S. Luqman: 30.

TAUHID AL-ASMA’ WASH SHIFAAT

Yaitu pengesaan Allah –‘azza wa jalla- dengan apa yang Ia miliki dari nama-nama dan sifat-sifat (yang maha sempurna dan mulia).

📖 Disarikan dari : Al-Qaulul Mufiid ‘ala Kitaabit Tauhid, Al-‘Utsaimin, hal. 8 – 13.


_______________
#Rincian penjelasan masing-masing tauhid InsyaAllah dibahas selanjutnya.

✍🏻https://t.me/akidahdantauhid