METODE SHAHABAT: MENGILMUI APA YANG DIHAFAL


🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

"Tidak didapati pada Shahabat, suatu kitab yang mereka pelajari dan suatu Kalam yang dihafal yang mereka mencari pemahamannya yang mereka tulis KECUALI Al-Qur'an.

✍🏻TIDAKLAH ADA pada mereka semisal apa yang ada pada orang-orang belakangan:
❗kaum yang mereka membaca Al-Qur'an sementara mereka tidak memahaminya,
❗Sementara kaum yang lainnya mencoba memahami sedikit demi sedikit Kalam yang lainnya,
❗Dan yang lainnya sibuk dengan ilmu-ilmu lainnya (selain Al-Qur'an),
☝🏻Bahkan al-Qurra'(para Qari' penghapal Al-Qur'an) di sisi mereka (Shahabat) adalah pakar ilmu terhadap apa yang dihafal.

☝🏻Dan hal itu adalah penamaan yang populer di sisi mereka***.

👉🏻Hal ini termasuk perkara yang memberi pengetahuan (kepada kita) tentang semangat mereka untuk memahami makna apa yang yang DIHAFAL (dari Al-Qur'an)...."

📖 Jawaabul I'tiraadhaatil Mishriyyah, Ibnu Taimiyyah, hal. 14 - 15.

____________
***Yaitu: tidak disebut sebagai Qari' KECUALI seseorang yang memahami dan mengilmui kandungan apa yang dihafal dari Al-Qur'an.

❗Hal inilah yang tidak dilakukan para penghafal Al-Qur'an di zaman ini. Mereka hanya hafal Kalamullah namun tidak/kurang memahami maknanya.

💥Sehingga tidak heran apabila ada penghafal Al-Qur'an yang ia melakukan kesyirikan. Atau penghafal Al-Qur'an namun merasa terbebani dengan hafalannya (proses menghafal dan murijaah) karena ia tidak menikmati kelezatan dan keindahan makna dari apa yang ia hafal. Atau penghafal Al-Qur'an namun akidah, akhlak, dan muamalahnya bertentangan dengan kandungan Al-Qur'an. Dst.

✍🏻Inilah diantara target utama pendidikan: Hafal dan Pahami Al-Qur'an, setahap demi setahap.

✍🏻Ciptakan metode tahfizh yang menyelaraskan antara hafalan dan pemahaman. Semoga tidak ditemui lagi penghafal Al-Qur'an yang futur. Karena ia memahami apa yang ia hafal. Dan pemahaman itu modalnya untuk mengamalkan kandungan Al-Qur'an. Sehingga kelak ia akan mencapai puncak pengikutan yang sempurna kepada Rasulullah-shalallahu alaihi wasallam-:
كان خلقه القرآن
Adalah Beliau akhlaknya yaitu Al-Qur'an.

# muhibbukum fillah

Alih bahasa: al Ustadz Abu Yahya al Maidany