LATIHAN OTAK TERBAIK, SYAR’I, DAN PALING BERMANFAAT


🎙Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'diy rahimahullah berkata :

"Adapun latihan untuk akal, maka yaitu ia menyibukkan dengan ilmu-ilmu bermanfaat, banyak memikirkannya, memulai dari yang mudah atas hamba itu darinya lalu ia bertahap menuju ilmu yang di atasnya.

Dan ia membiasakan untuk berpikir tenang menghadapi ilmu-ilmu yang shahih dan benar, serta melindungi akalnya dari yang merusak dan mendustakannya.

Jika akal itu sudah terbiasa dengan ilmu-ilmu yang benar lagi shahih dan menghindari lawannya, maka ia telah menempuh jalur yang bermanfaat untuk akal dan pikirannya.

Hendaklah ia konsisten untuk banyak tafakkur dan menelaah,  sebagaimana Allah telah mendorong kepada hal itu di dalam Kitab-Nya,  di berbagai ayat.

💡Dan hal paling bermanfaat yang sepatutnya untuk melatih akal: Kalamullah dan kalam Rasul-Nya.

Sungguh pada keduanya ada syifa'(obat) dan huda(petunjuk), yang bersifat global dan terperinci.

Dan pada keduanya ada ilmu yang tertinggi dan paling bermanfaat, paling memperbaiki hati, diin,  dunia, dan akhirat.

👉🏻 Maka, banyak mentadabburi Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya adalah hal yang paling afdhol secara mutlak. Dan dihasilkan padanya:
Terbukanya akal pikiran,
Meluasnya pikiran-pikiran dan pengetahuan-pengetahuan yang shahih,
Dan akal-akal yang kuat,
yang tidak mungkin akan tercapai hal tersebut tanpanya.

Demikian itu pula, tafakkur dalam apa-apa yang Allah menyeru hamba-hamba-Nya untuk mentadabburinya, dari (memikirkan) langit dan bumi dan apa yang Dia letakkan di dalamnya dari makhluk-makhluk dan perkara-perkara yang bermanfaat, untuk diambil dalil dengannya atas perkara tauhid, Hari Akhir, nubuwwah, dan hujjah-hujjah yang jelas akan hal itu.

Dan hendaknya ia menggali darinya , apa yang ada di dalamnya, dari hal-hal yang bermanfaat yang berguna untuk manusia dalam urusan-urusan diin dan dunia mereka.

☝🏻Sehingga, siapa yang membiasakan dan melatih jiwanya untuk banyak tafakkur dalam hal-hal tersebut dan apa yang menyertainya, niscaya akan meningkat pikiran-pikirannya, meluas daerah akalnya, dan menajam daya pikirnya.

❗Dan siapa yang meninggalkan tafakkur tersebut, niscaya membeku talenta dan seluruh akalnya, dan pikiran-pikiran yang tidak menjadikan gemuk dan mencukupi dari rasa lapar akan menguasainya, bahkan pikiran-pikiran yang rusak akan lebih banyak dari yang bermanfaat."

📖 Ar-Riyaadhun Naadhirah, as-Sa'diy, hal. 155-156.

_______________
#tidak butuh latihan otak ala kafir
#Islam sempurna, kita yang kurang mengilmuinya

Alih bahasa: al Ustadz Abu Yahya al Maidany